Trader Sukses

Itu baru sebagian kecil contoh dan manfaat saja. Silakan Anda cari di Google, ada banyak referensi mengenai hubungan yang erat antara kebugaran fisik dengan kemampuan otak seseorang. Modal Sukses Trader Forex. 0 replies. Leave a Reply Want to join the discussion?

Namun demikian, sosok-sosok trader forex sukses Indonesia bisa ditemukan. Metode trend following pertamanya agaknya mengacu pada teori Donchian 4 Week Rule dan day Moving Averages. Habibie sebagai wakil presiden.

Euro Tergelincir, Yen Mendorong Lebih Tinggi

Begini, di dunia forex ada banyak sekali trader tua (old trader) dan trader yang berani (bold trader). Namun, amat sedikit sekali jumlah trader tua yang berani.” kata seorang Ed Seykota yang sekarang bermukim di daerah pantai utara Nevada, AS.

Hasilnya sangat mengagumkan, teorinya benar-benar bisa mendatangkan profit. Meski saya tidak begitu mengerti benar mengapa pasar bisa berlaku demikian, tetapi sejak saat itu saya memutuskan untuk trading for living.

Dan sejak saat itu, trading adalah pekerjaan full time saya. Metode trend following pertamanya agaknya mengacu pada teori Donchian 4 Week Rule dan day Moving Averages. Seykota merupakan trend follower sejati, dan ia senantiasa konsisten dengan cara tradingnya, baik untuk mengelola account pribadi yang dimilikinya maupun account para kliennya.

Seykota meramu sistem trend following-nya dengan cara yang sederhana dan mudah dimengerti. Menurutnya, bila seorang trader bisa konsisten mengikuti trend yang ada, dalam kondisi pasar seperti apapun trader tersebut akan selalu mendapat untung.

Trader-lah yang harus menyesuaikan diri dengan sistem. Menurut murid-muridnya, kesuksesan dalam trading juga amat didukung oleh sikap mentalnya yang begitu mencintai pekerjaan ini dan rasa optimismenya yang tinggi. Apa nasehatnya bagi para trader?

Jika untung, biarkan keuntungan Anda tadi bergerak mengikuti arah pergerakan trend. Jika Anda tidak bisa mengiklaskan jumlah kerugian yang sedikit, cepat atau lambat Anda akan mengalami kerugian yang lebih besar. Anda harus berani melakukan cut-loss. Saya pribadi pernah merasakan hal ini. Begini, di dunia forex ada banyak sekali trader tua old trader dan trader yang berani bold trader. Namun, amat sedikit sekali jumlah trader tua yang berani.

Semoga anda bisa bermanfaat untuk anda, see you next post! Notify me of follow-up comments by email. Notify me of new posts by email. This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed. Bagaimana cara menghitung Profit dan Loss? Artikel Forex dan Keuangan Tagged With: Artikel dan Pengetahuan Klik Disini. Pengetahuan Forex Dasar-Dasar Trading? GainScope about 23 hours ago gainscope. Yang membahas mengenai analisa dan signal forex hari ini. Hal ini penting untuk dilakukan agar memahami apa itu Forex.

Anda butuh Bantuan atau memiliki Pertanyaan? Thoemion sehubungan dengan krisis ekonomi yang memburuk sejak kuartal terakhir tahun lalu. Pihak pertama lebih melihat krisis berpangkal pada lemahnya sistem perbankan, kebocoran anggaran, buruknya pengawasan, monopoli, kolusi, korupsi, nepotisme, dan ekonomi biaya tinggi. Sedangkan Theo lebih melihat ulah spekulan di pasar uang sebagai sebab paling dominan.

Sisi-sisi negatif penyebab keroposnya fondasi ekonomi itulah yang menyebabkan krisis tak segera bisa diatasi. Kalau Korea, Thailand, Filipina, Singapura, dan Malaysia bisa pulih dalam hitungan bulan, negara kita jauh lebih lama. Kisah 10 Trader Sukses Indonesia — ada yang mencapai Trilyuner.

Sebagai pelaku pasar Forex Valas Online , Theo tahu betul, tanda-tanda bencana telah muncul sejak lama. Semuanya adalah permainan para fund manager atau pemain pasar Forex Valas , yang diwarnai keinginan untuk menguji ketangguhan otoritas moneter suatu negara. Ia juga mencatat, permainan para spekulan di Eropa memaksa pembahasan mata uang tunggal Eropa Euromoney lebih diintensifkan pada Selewat masa itu, para spekulan memang menurunkan aktivitas.

Jangan lupa, Indonesia negara kaya. Karena itulah mereka membidik kawasan ini, bukan ke Afrika, misalnya. Otoritas moneternya juga belum teruji. Kalau dalam persaingan di Amerika, Eropa, dan Jepang para spekulan sering kalah, siapa tahu di kawasan ini. Rupanya, keputusan historis untuk membiarkan Rupiah mengambang bebas itu tak didukung kondisi yang cukup. Utang membengkak, harga barang melonjak, produksi mandek, banyak perusahaan bangkrut.

Inflasi membubung, dan perekonomian nyaris ambruk. Tak disangka, fondasi ekonomi kita demikian keropos. Ada 4 faktor yang menurut Theo bisa jadi penentu naik turunnya kurs: Soal fondasi ekonomi, menurut Theo, pasar telah mendapat bukti rentannya perekonomian kita. Sedangkan faktor psikologis sangat berhubungan dengan ulah spekulan, apa lagi dalam rezim devisa bebas. Theo menunjuk contoh, seluruh dunia tahu Indonesia pra Maret menghadapi suksesi.

Maka berita tentang Presiden Soeharto dan situasi sosial politik menjadi bahan permainan spekulan. Menurut catatan Theo, grafik penurunan itu berlangsung sejak bank sentral ketahuan tak punya nyali sehingga menyebabkan Rupiah turun dari Rp 3.

Angka turun lagi ke Rp 4. Kemudian menjadi Rp 4. Habibie sebagai wakil presiden. Kurs membaik setelah penandatanganan nota kesepakatan dengan IMF 15 Januari, namun turun lagi setelah terjadi beberapa kerusuhan dan demonstrasi.

Kenyataan itu membuktikan, dalam rezim devisa bebas segala berita dan peristiwa baik menjadi syarat utama. Dalam berbagai kesempatan Theo mengingatkan, membiarkan Rupiah mengambang bebas sama dengan bunuh diri tanpa dibarengi perbaikan di segala sektor yang akhirnya melahirkan berita buruk.

Percuma ada janji segala macam reformasi, penghapusan monopoli dan oligopoli, tetapi tak ada wujudnya. Dapat dimengerti, naik-turunnya nilai Rupiah tak lagi ditentukan oleh hukum ekonomi, keseimbangan antara penawaran dan permintaan. Tapi sekali lagi kenyataan membuktikan, segala teori dan hukum ekonomi tak berlaku bagi kurs yang liar karena permainan.

Kalau kita konsisten, pasar akan respek. Dunia perdagangan Forex Valas dewasa ini bagaikan dikontrol para fund manager besar yang disebut big boys. Menurut Theo, jumlah big boys yang tercatat saat ini 2. Sudah menjadi kebiasaan, pengambilan posisi para pelaksana ditentukan oleh tokoh besar. Jika Soros, misalnya, mengambil posisi Rp 9. Jika esoknya Soros menjual dengan harga Rp 9. Semua serempak, dan begitulah nilai mata uang dimainkan. Kalau mata uang suatu negara dipatok pada nilai tetap, spekulan memang tidak lagi bisa main.

Hanya saja, menurut Theo, konsekuensinya ada dalam perekonomian negara yang bersangkutan. Bagi Theo, reformasi ekonomi apa pun yang dipilih pemerintah tak penting benar, asal bisa mengatasi segenap konsekuensinya.

Misalnya, pelepasan batas intervensi mensyaratkan perbaikan ekonomi total, sedangkan pematokan nilai uang mensyaratkan cadangan devisa yang cukup dan perbankan yang sehat.

Kepada siapa pun yang mau memaksakan kehendak, bank sentral tak boleh setengah hati. Kalau perlu habis-habisan berintervensi. Seperti pernah dialami Hongkong, para spekulan menghentikan serbuan karena tahu Inggris berada di belakangnya. Tak seorang pun ragu ketangguhan sistem keuangan Inggris.

Kasus Indonesia, menurut Theo, adalah bukti kesekian dari pelecehan para big boy terhadap otoritas moneter. Akibatnya sangat mudah diterka, bahkan oleh ibu-ibu rumah tangga, pihak yang acap disalahkan karena dikira ikut-ikutan berspekulasi. Masalahnya, menurut Theo, selain tuduhan itu tak benar karena jumlahnya tak seberapa dibandingan dengan aktivitas pasar uang, pemikiran para ibu sangat simpel.

Pada akhirnya memang tak ada pihak yang bisa disalahkan kalau terjadi perburuan mata uang asing, karena negara menganut rezim devisa bebas. Menggelinding seperti bola salju. Di pasar uang, komoditas yang diperdagangkan tak cuma valuta asing. Menurut Theo, meski pemerintah mematok kurs Rupiah, tak berarti kegiatan berhenti. Ada pelbagai macam surat berharga dan surat-surat komersial yang diperdagangkan.

Memang, belakangan problem ekonomi negara kita tak cuma berasal dari dalam negeri, melainkan dari luar negeri. Peringkat buruk yang disandangkan kepada Indonesia, Maret lalu, adalah klimaks dari kesulitan eksternal.

Ketidakpercayaan demikian kuat, perlu waktu lama untuk memulihkannya. Pasar uang dunia memang sulit dilawan. Kalau kekayaan big boys sangat besar, itu konsekuensi dari hakikat pasar uang.

Orang harus jadi besar untuk survive. Bisnis pasar uang, menurut Theo, menganut filosofi dasar: Gambarannya, jika seseorang kerja keras sepanjang tahun hingga memperoleh uang Rp 1 miliar, akan sangat keliru kalau menggunakannya untuk main forex. Bisnis di pasar uang tak sama dengan judi. Menurut Theo, ada 7 tingkat yang harus dicapai untuk betul-betul memahami bisnis ini. Selain 4 faktor penentu nilai mata uang yang sudah disebut tadi, ada beberapa hal lain seperti lobi atau hubungan, termasuk kemampuan berbahasa, faktor intelijen alias daya endus informasi, dan hal paling abstrak dan sulit, sehingga orang tak sanggup berpikir lagi.

Ketika faktanya sama dengan yang sebelumnya telah diperhitungkan, muncul rasa sesal kenapa tidak begini kenapa tidak begitu.

Itulah yang saya maksud tingkat ketujuh. Sekalipun menggiurkan, bisnis di pasar uang penuh kekecewaan. Orang hanya tergiur melihat angka. Mereka ramai-ramai bermain, sementara tatanan dan hukumnya tak mudah dipelajari. Lagi pula dunia itu sudah dikuasai mafia, big boys, dalam cara kerja yang terintegrasi. Menurut Theo, setelah perang dingin reda dan komunisme runtuh, tak ada lagi kekuatan yang punya daya penghancur sangat dahsyat selain uang.

Bencana keuangan di suatu negara segera bisa merembet ke negara lain. Siapa sekarang orang kaya di kawasan krisis yang merasa terjamin hingga 7 keturunan? Tak terbayangkan, uang bisa berlipat kali atau hancur sama sekali hanya dalam hitungan hari. Jika ditarik ke dimensi filosofis, kata Theo, krisis ekonomi adalah akibat ulah manusia yang menganggap uang sebagai ideologi.

Lembaga keuangan banyak yang rugi, Soros rugi, demikian pula para big boy. Tak jelas ke mana uang-uang itu pergi. Orang kaya pusing, konglomerat pusing. Main uang karena ingin menikmati hidup. Terjunnya Theo di kancah pasar uang agaknya tak terduga sebelumnya. Pria kelahiran Manado, 21 September , ini semula berangan-angan jadi pastor, tapi dikeluarkan saat naik ke kelas 3 Seminari Menengah Tomohon tahun Anak ke-4 dari 7 bersaudara ini sama saja dengan ayah, paman, para sepupu, dan saudaranya, yang pernah masuk ke seminari namun gagal jadi pastor.

Nilai dan aktivitas sekolah bagus. Pastor pembimbing waktu itu mengatakan, ia akan lebih sukses hidup di luar biara. Kendati sedikit menyesalkan keputusan itu, ia berbalik haluan. Setelah 2 tahun bekerja, timbul keresahan di antara teman-temannya yang cuma berijazah SMA. Sebab dengan begitu, mereka tak mungkin bisa masuk jajaran staf. Nampaknya BI tanggap pada kegalauan itu dan mengadakan seleksi untuk promosi. Yang lolos akan disekolahkan sejajar dengan universitas.

Dari BI Surabaya lulus 4 orang, salah satunya Theo. Sementara dari seluruh Indonesia terjaring 60 orang. Mereka dimasukkan ke Pendidikan Ahli Administrasi dan Keuangan Bank di Jakarta, menjalani pendidikan maraton dari pukul Sempat bekerja di bagian pengawasan BI selama setahun, ia kembali mengikuti seleksi intern guna ditempatkan di London. Dari 40 peserta hanya Theo yang lulus. Di London ia langsung jadi staf termuda pada umur 23 tahun.

Kesempatan di sana ia gunakan untuk mengikuti serangkaian pelatihan dan praktek. Belajar forex di Paris, London, Amsterdam, dan Kopenhagen. Mempelajari bank sentral di Denmark dan Belanda, menggeluti cadangan emas di Swis, juga duduk dan bermain di banyak ruang transaksi forex. Saya sadar, untuk jadi dealer harus punya pengalaman dan cakrawala dengan duduk di pusat keuangan dunia.

Setelah 5 tahun bermukim di Inggris, Theo sebenarnya ingin pulang ke tanah air, tetapi pemerintah Inggris mengetahui reputasinya dan memberi izin tinggal tetap.